Postingan

Aku ini

 Ternyata hanya kembali lagi Satu per satu Jalan-jalan itu yang tak tentu Kendati ku berdarah  Warasku rapuh kian parah Kembali lagi Berpura-pura berdiri  Dengan lutut yang memaku ke bumi

Kebiruan

Ini hanya perihal waktu Ketika kau jenuh merasa diperolok di tengah kesendirianmu Ketika kau merasa pupus sebab enggan menikmati detik yang mengganggu Perihal waktu Kau harus sabar Dengan luka yang membiru

Tersengaja

Banyak yang ter-rindukan Seperti kesengajaan yang banyak Tertunduk tapi inginnya tampak Seperti malu yang jumlahnya melimpah Seperti kekeringan air melipat dahaga Sebenarnya butuh apa? Bukannya semua pergi begitu saja? Mengelu-elu 'pun kabarnya tlah sirna Padahal yang salah adalah dia Mengurung diri sampai dagingnya jadi menyusut Sementara pikiran me-reset ulang Dalih-dalih buram yang dititipkan di sini Gantinya belum memumpuni Hanya Dia, begitu kan?

Pantas saja

Padahal aku punya ribuan jam untuk berbincang dengan Rabb-ku Namun barang semenit ku heningkan damai, bosan rasanya tuk meminta Padahal aku punya bibir tuk melantunkan pinta padaNya Namun berat ternyata tuk hamparkan harap sedang amal masih sesaat-sesaat

Tentang Emak

Bu.. Cintamu yang kuat sekokoh mutiara, mampu meredamkan lemah tangis Yang hampir hilang asa haus ditengah dahaga Ma.. aku ingin pulang Mengadukan duka yang terlambat dideskripsikan Hingga membuih menyisakan kepelikan Ma.. disini aku minim perhatian Berharap temukan yang bisa bertukar pertolongan Namun kuterima keengganan Ma.. mungkin kurangku berlebihan Senyumku kekurangan Uluran tangan ku tak sampai di terdepan Ma.. ajarkan ku cinta yang kuat Sekuat hatimu melawan hujat Seteduh jiwamu sabar dalam penat Ma.. izinkan ku mengadu luka Memeluk hangat tubuhmu Menawar sakit yang mulai membiru Ma.. bolehkan ku kembali Membawa perih di hati Dengan mu semoga terobati SD Negeri 104607 Sei Rotan, Maret 19 2019

Tatapan

Tatapan yang Indah Tatapan yang kurindukan 'tuk berhadir Tatapan yang nantinya kan jadi aduan mata yang paling ku suka Tatapan penuh cinta Tatapan yang penuh keyakinan tuk bersama Tatapan yang menguatkan bahwa penyesalan ditiadakan dengan hanya memilikiku dan mu Tatapan itu.. Tatapan penuh kegilaan sebab ketergilaan rasa pada pasangannya Tatapan yang menghapuskan status tua kita Tatapan..

Menyenangkan lah

Menunggu itu memang menyenangkan Kau bisa berbagi dengan waktu hanya tuk menyatakan betapa kau kesulitan untuk tetap bertahan Menyinggahi tiap-tiap ruang yang bisa kau temui sampai menemukan perihal yang tepat Sembari menumpuk tanya, kapan pertemuan bisa didapat Lubuk Saban, Agustus 5 2019