Tersengaja

Banyak yang ter-rindukan
Seperti kesengajaan yang banyak
Tertunduk tapi inginnya tampak
Seperti malu yang jumlahnya melimpah
Seperti kekeringan air melipat dahaga
Sebenarnya butuh apa?
Bukannya semua pergi begitu saja?
Mengelu-elu 'pun kabarnya tlah sirna
Padahal yang salah adalah dia
Mengurung diri sampai dagingnya jadi menyusut

Sementara pikiran me-reset ulang
Dalih-dalih buram yang dititipkan di sini
Gantinya belum memumpuni
Hanya Dia, begitu kan?

Komentar